Kodim 1405/Mallusetasi Bersama Forkopinda Parepare Melakukan Sidak Sembako

INDONESIASATU.CO.ID:

PAREPARE- Komandan Kodim 1405/Mlts,Parepare, Letkol Arm K. Adi Hamsyah S.I.P, bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Kota Parepare (FORKOPINDA) melaksanakan sidak sembako guna mengantisipasi lonjakan harga sembako dalam menyambut bulan suci Ramadhan, di Pasar Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Selasa(15 Mei 2018).

 Kenaikan harga tersebut diduga disebabkan adanya oknum penimbun, yang ingin mengambil keuntungan lebih dimomentum awal puasa, Kenaikan harga daging ayam potong terjadi secara bertahap.

 Satu Minggu terakhir ini, kenaikannya telah mencapai Rp 5 ribu per kilogramnya. "Terasa ada kenaikan nanti satu Minggu terakhir ini, setiap hari naik seribu.

 Kalau Minggu kemarin kita jual sekitar Rp45 ribu per kilogram, sekarang kita jual Rp50 ribu per kilogram, jadi naik Rp5 ribu,", Lonjakan harga ayam potong, menjadi keluhan para pedagang dan pembeli.

 Bahkan pasokan ayam tiap hari semakin turun, diduga ada oknum yang menimbun, "Kalau dibilang mengeluh, pasti kita sangat mengeluh.

 Apalagi pemasok ayam potong di Parepare selalu kehabisan stok, makanya kita biasa ambil di daerah Sengkang atau di Suppa. Tidak apa-apa jauh, dari pada kita tidak menjual,"unkapnya Kata dia,

 Tidak hanya harga daging ayam potong yang mengalami kenaikan,telur ayam pun mengalami kenaikan signifikan, dari harga sebelumnya, harga telur ayam naik dari Rp 30 ribu per rak menjadi Rp45 ribu per rak mengikut dari lonjakan harga ayam yang naik,Ada kenaikan sekitar Rp15 ribu per rak, Menanggapi lonjakan harga daging ayam potong dan telur ayam.

 Kepala Bidang Metrologi Legal dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan, Hj Hasnawati menyampaikan yaitu Kenaikan harga pagan tersebut merupakan hal wajar menjelang bulan Ramadan. Penyebabnya lanjut dia, karena permintaan yang besar, hal itu wajar, karena bulan Ramadan menjadi momentum tingginya minat konsumen.

 Tanggapan dari H. Luthfi Nasir Pjs Walikota parepare, menyampaikan Mengaku, hasil pengecekan yang dilakukan langsung di Pasar Lakessi tidak ditemukan kenaikan harga signifikan, kenaikan harga masih bisa ditolerir.

 Jika ada lonjakan, maka kita lakukan operasi pasar, dan Bulog, ungkapnya. Kegiatan dihadiri Kapolres Parepare Akbp Pria Budi S.Ik, Kepala bidang metrologi legal dan perlindungan konsumen dinas perdagangan kota parepare Hj.Hasnawati , Jajaran dinas perdagangan dan PKP kota parepare.(hsm/erl)

Berita Terbaru

Index Berita